BLOG BANG JAL™

Selasa, 13 Desember 2016

Rindu

Kutulis namamu pada relung hati yang terdalam.
Dan berharap bisa memilikimu disuatu saat.
bersedia bertarung dengan peminat yang lain.
Yang jumlahnya, puluhan, ratusan atau ribuan.
Kau memang lelaki idola kala itu.

Andai engkau sebuah piala yang diperebutkan.
Akan kucari ilmu untuk bisa jadi pemenang.
Meskipun harus bertapa dipuncak bawakaraeng.
Melawan keangkeran dan keganasannya.

Itu dulu, sebelum kau jadi milik orang.
Saat harapan memilikimu terbuka lebar.
Tidak untuk saat ini, saat dua bocah kecilmu.
Selalu terdengar memanggilmu, papa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar